<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Psychology on Fake And Hoaks</title><link>https://fakeandhoaks.com/categories/psychology/</link><description>Recent content in Psychology on Fake And Hoaks</description><generator>Hugo</generator><language>id-ID</language><lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 16:49:01 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://fakeandhoaks.com/categories/psychology/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Identifying Fake and Hoaks: Essential Strategies for Critical Thinking</title><link>https://fakeandhoaks.com/posts/hoax-detection/</link><pubDate>Fri, 23 Jan 2026 16:49:01 +0000</pubDate><guid>https://fakeandhoaks.com/posts/hoax-detection/</guid><description>&lt;p&gt;Di era digital yang semakin matang pada tahun 2026 ini, tantangan dalam membedakan kebenaran dan fabrikasi telah mencapai tingkat kompleksitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kemajuan teknologi &lt;em&gt;Generative AI&lt;/em&gt; dan algoritma media sosial yang canggih telah menciptakan ekosistem di mana informasi palsu (hoaks) tidak lagi sekadar teks yang salah ketik atau gambar hasil suntingan kasar. Hoaks kini hadir dalam bentuk &lt;em&gt;deepfake&lt;/em&gt; video yang hiper-realistis, kloning suara, hingga narasi propaganda yang dirancang secara mikro untuk menargetkan psikologis individu.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>